Ekonomi koperasi membahas tentang
peranan ilmu ekonomi dalam mengembangkan koperasi . Ilmu ekonomi yang dimaksud
terutama dalam ekonomi mikro karena koperasi di pandang sebagai unit usaha yang
mempunyai tujuan ekonomi . Hanya saja ada perbedaan tujuan ekonomi koperasi
dengan unit usaha yang bukan koperasi . Umumnya unit usaha bukan koperasi
bertjuan mencari keuntungan maksimal , sedangkan koperasi selain bertujuan
mencari keuntungan juga melakukan pelayanan kepada anggotanya .
Pembahasan mikroekonomi koperasi
dimulai dengan pengenalan koperasi dalam sistem pasar . Koperasi sebagai bagian
dari sistem pasar akan bersaing dengan unit usaha lain dalam pasar yang
sama-sama memberikan pelayanan kepada anggota masyarakat , sehingga faktor
keunggulan komparatif (keunggulan yang diperbandungkan) sangat penting bagi
eksistensi koperasi . Dasar yang digunakan dalam mengetahui keunggulan bersaing
adalah efisiensi usaha , artinya hanya unit usaha yang mempunyai tingkat
efisiensi tertinggi yang mempunyai keunggulan bersaing dakam sistem pasar yang
demikian luas .
Teori yang digunakan dalam mencari
keunggulan bersaing adalah teori ekonomimikro konvensional tentang mekanisme
pasar , baik pasar persaingan sempurna , pasar persaingan monopolistik ,
oligopoli maupun pasar monopoli . Teori-teori tersebut akan diuji kemampuannya
dalam menjelaskan posisi persaingan koperasi dengan perusahaan non koperasi .
Asumsi yang digunakan untuk membandingkan adalah bahwa secara mikro ,
perusahaan nonkoperasi selalu menetapkan harga dengan prinsip laba maksimal ,
sedangkan koperasi menetapkan harga bedasarkan prinsip maksimalisasi pelayanan
.
Kelemahan teori ekonomi mikro
konvensional dalam menganalisis koperasi adalah hanya menggunakan biaya
produksi dan tidak di masukannya biaya transaksi . Padahal biaya transaksi
adalah faktor utama yang menentukan keunggulan koperasi dalam sistem pasar .
Sisi
lain dari ekonomi adalah perlu dibahasnya kewirausahaan koperasi mengingat ada
beberapa perbedaan pola kewirausahaan koperasi dengan pola kewirausahaan
nonkoperasi . Kewirausahaan koperasi perlu di bahas karena kemajuan koperasi
akan sangat tergantung pada kemampuan , kemauan dan wewenang bertindak pada
wirausaha koperasi (wirakop) . Tugas wirakop tersebut disamping sebagai
inovator , juga sebagai pengendali dalam pertumbuhan koperasi.
SUMBER
:
Hendar dan Kusnadi. 1999. Ekonomi Koperasi. Jakarta : FE-UI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar