Jumat, 15 Desember 2017

RUANG LINGKUP EKONOMI KOPERASI

            Ekonomi koperasi membahas tentang peranan ilmu ekonomi dalam mengembangkan koperasi . Ilmu ekonomi yang dimaksud terutama dalam ekonomi mikro karena koperasi di pandang sebagai unit usaha yang mempunyai tujuan ekonomi . Hanya saja ada perbedaan tujuan ekonomi koperasi dengan unit usaha yang bukan koperasi . Umumnya unit usaha bukan koperasi bertjuan mencari keuntungan maksimal , sedangkan koperasi selain bertujuan mencari keuntungan juga melakukan pelayanan kepada anggotanya .
            Pembahasan mikroekonomi koperasi dimulai dengan pengenalan koperasi dalam sistem pasar . Koperasi sebagai bagian dari sistem pasar akan bersaing dengan unit usaha lain dalam pasar yang sama-sama memberikan pelayanan kepada anggota masyarakat , sehingga faktor keunggulan komparatif (keunggulan yang diperbandungkan) sangat penting bagi eksistensi koperasi . Dasar yang digunakan dalam mengetahui keunggulan bersaing adalah efisiensi usaha , artinya hanya unit usaha yang mempunyai tingkat efisiensi tertinggi yang mempunyai keunggulan bersaing dakam sistem pasar yang demikian luas .
            Teori yang digunakan dalam mencari keunggulan bersaing adalah teori ekonomimikro konvensional tentang mekanisme pasar , baik pasar persaingan sempurna , pasar persaingan monopolistik , oligopoli maupun pasar monopoli . Teori-teori tersebut akan diuji kemampuannya dalam menjelaskan posisi persaingan koperasi dengan perusahaan non koperasi . Asumsi yang digunakan untuk membandingkan adalah bahwa secara mikro , perusahaan nonkoperasi selalu menetapkan harga dengan prinsip laba maksimal , sedangkan koperasi menetapkan harga bedasarkan prinsip maksimalisasi pelayanan .
            Kelemahan teori ekonomi mikro konvensional dalam menganalisis koperasi adalah hanya menggunakan biaya produksi dan tidak di masukannya biaya transaksi . Padahal biaya transaksi adalah faktor utama yang menentukan keunggulan koperasi dalam sistem pasar .
Sisi lain dari ekonomi adalah perlu dibahasnya kewirausahaan koperasi mengingat ada beberapa perbedaan pola kewirausahaan koperasi dengan pola kewirausahaan nonkoperasi . Kewirausahaan koperasi perlu di bahas karena kemajuan koperasi akan sangat tergantung pada kemampuan , kemauan dan wewenang bertindak pada wirausaha koperasi (wirakop) . Tugas wirakop tersebut disamping sebagai inovator , juga sebagai pengendali dalam pertumbuhan koperasi.

SUMBER :

Hendar dan Kusnadi. 1999. Ekonomi Koperasi. Jakarta : FE-UI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar